- IndoTarot Search Engine -

Friday, June 26, 2009

Pelit

Toni, pedagang kaya yang terkenal sangat pelit, meninggal dunia dan mendapati dirinya berdiri di depan pintu surga.

"Kamu tidak bisa masuk ke dalam surga sebelum memberitahukan kebaikanmu," kata malaikat penjaga pintu surga.

"Seminggu yang lalu, saya memberi uang kepada seorang pengemis," kata Toni.

"Berapa?"

"Cepek (Rp100,-)!"

"Coba dicek," tanya malaikat kepada asistennya. Si asisten mengecek catatannya dan mengangguk, "Benar, ada catatannya."

"Cuma itu kebaikanmu?" tanya malaikat kepada Toni.

Ia berusaha mengingat-ingat kebaikannya yang lain. Akhirnya ia teringat juga dan berseru, "Oh ya, saya ingat. Sekita lima tahun lalu, saya memberi uang kepada seorang pengamen."

"Berapa?" tanya malaekat.

"Sama, seratus rupiah."

Malaikat meminta asistennya untuk mengeceknya. Si asisten mengangguk setelah mengeceknya.

"Jadi bagaimana? Apa yang mesti kita lakukan?" tanya malaikat kepada asistennya.

"Bagaimana kalau kita kembalikan uangnya yang Rp 200 dan kita suruh ia pergi ke neraka?!"

-------------------